Seminar Kebangsaan

Posted by on 5 Nov 2017 in Kegiatan | 0 comments

Seminar Kebangsaan

Dasar Pemikiran

Sebuah keputusan hakiki lahir, ketika anak-anak bangsa menyadari sepenuhnya bahwa bangsa yang besar ini ternyata dianugerahi kamajemukan. Kemajemukan akan menjadi kekuatan ketika pelangi yang beraneka warna bersatu. Kesadaran nasional delapan puluh sembilan tahun yang lalu dicetuskan dalam sebuah SUMPAH SAKTI.

Sumpah pemuda adalah salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Bangsa Indonesia, ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia yang dimaksud dengan sumpah pemuda  adalah keputusan Kongres Pemuda kedua yang diselenggarakan dua hari 27-28 oktober 1928 di Batavia (Jakarta).

Keputusan ini menegaskan cita-cita akan ada satu Tanah Air Indonesia,  satu Bangsa Indonesia dan satu Bahasa Indonesia. Peristiwa sejarah Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Makna sumpah pemuda harus dipahami oleh segenap bangsa Indonesia, terutama untuk pemuda dan pemudi yang menjadi masa depan bangsa. Sumpah pemuda merupakan kebangkitan pemuda Indonesia dari berbagai penjuru daerah untuk menyatakan kecintaannya pada tumpah darah Indonesia. Perjuangan pemuda untuk kemerdekaan Indonesia sangat vital, pemuda merupakan tonggak pergerakan perlawanan terhadap penjajah.

Sumpah pemuda lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. Pentingnya kelahiran peristiwa ini membuat segenap pemuda di Indonesia harus mengetahui makna yang terkandung didalamnya. Makna sumpah pemuda dapat di kita artikan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai masyarakat yang penuh dengan kemajemukan, bangsa dan masyarakat Indonesia harus yakin bahwa pemuda memiliki peran vital dalam pembangunan bangsa. Peertama,  Pemuda memiliki peran penting bagi negara, jadi peran aktif pemuda harus diberdayakan dan dimanfaatkan untuk hal yang positif. Kedua,  Pemuda merupakan motor reformasi dan perjuangan, mustahil perjuangan melawan penjajah dapat dilakukan tanpa pemuda. Begitu juga untuk mengisi kemerdekaan dibutuhkan peran serta pemuda untuk menjadi bangsa yang maju. Ketiga, Menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia. Makna sumpah pemuda bagi masyarakat Indonesia harus dijadikan pedoman dalam kebangkitan dan kebersamaan seluruh elemen bangsa. Sebagai pemuda, ada baiknya mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan menjalankan ideologi negara dengan baik. Pemuda tidak hanya diperlukan di masyarakat, reformasi menunjukkan pemuda juga dapat terlibat aktif pada sistem pemerintahan Indonesia

Di samping itu, negeri yang subur dengan  karunia potensi kekayaan alam saat ini masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi, sosial dan perpolitikan yang semakin kompleks.

Untuk itu diperlukan adanya pergumulan, diskusi strategi, pilihan kebijakan dan pencarian solusi dalam sebuah seminar kebangsaan, yang diinisiasi PIKI DIY bersama organisasi Kristen dan Gereja di DIY. Dari sana  diharapkan dapat  melahirkan konsepsi sumbangan dan pemikiran konstruktif bagi negeri tercinta Indonesia.

Dengan demikian, segenap potensi, pemuda dan makasiswa  Kristiani sebagai bagian integral  bangsa bersama sama dengan kekuatan lainnya tetap terus bergumul dan berjuang  bagi kemajuan dan kesejahteraan negerinya.  Untuk melahirkan gagasan, revitalisasi langkah dan  solusi serta alternatif pemikiran menjawab tantangan ekonomi, sosial dan perpolitikan  yang makin kompleks.

Tujuan

Menggerakkan potensi bangsa, khususnya pemuda dan mahasiswa Kristen untuk memiliki semangat kebangsaan dan turut berperan dalam pembangunan bangsa dan mewarnai wajah Indonesia yang mandiri dan sejahtera.

Mengajak segenap kekuatan bangsa termasuk di dalamnya pemuda dan mahasiswa Kristen untuk membangun kemandirian dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, membangun kerjasama antar berbagai elemen Kristen berperan serta bersama komponen bangsa.

Bentuk Kegiatan

  1. Seminar Kebangsaan
  2. Penerbitan Buku Bunga Rampai AGENDA PEMBANGUNAN INDONESIA

Tema dan Sub Tema

Tema kegiatan   :  AGENDA PEMBANGUNAN INDONESIA.

Sub tema            : BERGERAK DAN BERKARYA BAGI NEGERI, DENGAN REVITALISASI WAJAH EKONOMI & PERPOLITIKAN INDONESIA.

Materi dan Nara Sumber

  1. Keynote Speaker : Prof. Dr. Sri Adiningsih, M.Sc. Fakultas Ekonomi UGM, staf ahli Presiden RI dengan pokok bahasan Prespektif Pembangunan Bidang Ekonomi dalam membangun kemandirian Negeri
  2. Enterpreneurship membangun kemandirian Negeri (perspektif bisnis), dengan Nara sumber  Baktinendra Prawiro, MSc., MH. (Ketua Umum DPP PIKI DIY)
  3. Pemuda Kristen dan Kesadaran Hidup Berbangsa dalam Keanekaragaman Nara sumber (PERSPEKTIF POLITIK) : Prof. Dr. Warsito Utomo Fisipol UGM.
  4. Pemberdayaan Masyarakat DAN Ketahanan Pangan (Perpektif pertanian), dengan nara sumber: Prof Dr Ir Sunarru Samsi Hariadi, MS Fakultas Pertanian UGM;
  5. Perspektif Pembangunan hokum Indonesia, dengan nara sumber Prof Dr Nindyo Pramono.
  6. Tantangan pembangunan Infrastruktur untuk meningkatkan daya saing Negeri (perspektif infra struktur Indonesia), dengan  Nara sumber : Prof Ir. Radiyanto Triadmadja, Ph.D..

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

  1. Seminar Kebangsaan

Hari/Tanggal             : Kamis, 9 Nopember  2017;

Waktu                         : Pkl. 08.00 – 13.00 WIB

Tempat                       : UKDW Yogyakarta.

  1. Penerbitan Buku Bunga Rampai AGENDA PEMBANGUNAN INDONESIA.

Launching buku      : Waktu menyusul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *